Sunday, May 31, 2009

Kondom Anti Perkosaan bagi Wanita

Kondom wanita anti-perkosaan adalah penemuan Sonette Ehlers, seorang wanita dari Afrika Selatan untuk mencegah jenayah perkosaan terhadap wanita. Perkosaan dicegah dengan cara menyepit penis penyerang, melukakan dan membuatnya tidak berdaya.
Alat ini berbentuk kondom dari latex yang diberi duri-duri logammikroskopis di dalamnya, dan dipakai di dalam vagina seorang wanita seperti "tuala wanita". Bila seorang perogol berusaha memperkosa wanita yang memakainya, penis perogol akan terluka oleh durimikroskopis di dalam kondom tadi dan menyebabkan rasa sakit. Ini dianggap akan menyebabkan si perogol membantutkan niatnya untuk memperkosa dan memberikan peluang buat wan ta tersebut untuk melarikan diri.

Setelah itu, kondom akan tetap melekat pada tubuh si perogol dan hanya dapat dilepaskan dengan cara tertentu. Selain fungsi khusus di atas, kondom wanita ini juga akan berfungsi seperti kondom wanita biasa, mencegah kehamilan dan penularan penyakit kelamin.
Kondom ini diperkenalkan pada tanggal 31 Ogos 2005 di Afrika Selatan , di mana banyak kes-kes perkosaan terjadi. Produk tersebut telah dipasarkan mulai tahun berikutnya setelah mendapat respon yang baik dari masyarakat. Pencipta kondom ini telah memasarkan produk ini pada akhir 2006 dengan nama Kondom Rapex

0 comments:

Post a Comment